Berdasarkan penjelasan di Wikipedia, kebaya merupakan blus tradisional yang dikenakan oleh wanita Indonesia yang terbuat dari bahan tipis yang dikenakan dengan sarung, batik, atau pakaian rajutan tradisional lainnya seperti songket dengan motif warna-warni. Dari jaman ke jaman model rok kebaya dan atasannya mengalami perkembangan. Dahulu model kebaya yang paling umum digunakan adalah model kutubaru. Model ini sempat ditinggalkan, karena terkesan sangat jadul. Namun saat ini model kebaya kutubaru kembali menjadi tren, namun dengan penyesuaian di beberapa hal agar tampak lebih modern.

Berdasarkan informasi sejarah, entah kapan persisnya Kebaya telah dikenal di Indonesia namun diketahui pada tahun 1500 – 1600an pakaian ini telah dikenakan oleh keluarga kerajaan Jawa, Kesultanan Cirebon, Kesultanan Mataram, dan penerusnya.

Saat ini kebaya model kutubaru telah dikembangkan dengan beberapa penyesuaian. Beberapa pengembangan kebaya kutubaru yang ada saat ini antara lain ;

  • Kebaya Kutubaru Bermotif Bunga-Bunga

( Foto : Gebeed)

 

Akhir-akhir ini beberapa acara pernikahan Jawa modern memberikan seragam model kebaya kutubaru bermotif bunga-bunga yang ramai dengan warna terang sebagai seragam keluarga maupun untuk para bride maids. Tentunya ide ini menjadi sangat unik, setelah beberapa tahun sebelumnya warna-warna polos yang lembut lebih menjadi pilihan, dan warna terang terkesan norak.

Walaupun begitu ternyata penerapan motif bunga-bunga dengan warna terang pada kebaya model kutubaru merupakan ide yang cemerlang, karena memberikan kesan klasik, modern dan ceria. Sehingga menciptakan gaya atasan kebaya modern nan cantik.

 

  • Kebaya Kutubaru dengan Bagian Leher Tertutup

( Foto : Bukalapak )

 

Model asli kebaya kutubaru yang sebenarnya memang memiliki model kerah yang terbuka sampai ke dada. Namun mengingat maraknya pengguna hijab saat ini, beberapa penyesuaianpun diterapkan pada model kebaya kutubaru. Bagian kerah menjadi lebih tinggi sehingga dengan sempurna menutup area leher hingga ke dada.

 

  • Kebaya Kutubaru Berlengan Pendek

( Foto : Bukalapak )

 

Jaman dahulu rasanya tidak ada pilihan lain untuk model lengan pada kebaya kutubaru selain lengan panjang. Mungkin hal itu dikarenakan pada jaman dahulu lengan panjang dinilai lebih formal dibandingkan dengan lengan pendek. Berbeda dengan saat ini, banyak sekali ditemukan atasan kebaya modern bermodel kutubaru dengan lengan pendek yang digunakan untuk acara formal.

 

  • Kebaya Kutubaru yang dipadankan dengan Kain lilit

( Foto : Brillio )

 

Selain penyesuai pada model kebaya kutubaru, saat ini juga terdapat penyesuai model bawahan kebaya terbaru. Kini Bawahan kebaya tidak lagi hanya identik dengan lilitan kencang sarung dan kain panjang yang membalut sepanjang kaki hingga tampak jenjang dan ramping. Saat ini bermunculan rancangan rok kebaya berupa kain dengan lilitan sederhana yang memiliki kesan tidak formal, karena tidak terlalu kencang dan membentuk kaki.

Jenis bawahan kebaya ini serasi jika dipadu-padankan dengan model kebaya kutubaru. Walaupun tidak terlalu cocok untuk dikenakan di acara formal, tapi setelan kebaya seperti ini masih layak dikenakan untuk menghadiri undangan pernikahan, syukuran, dan acara-acara semi formal lainnya.

 

Itulah empat jenis pengembangan kebaya kutubaru yang ada saat ini. Beberapa perancang busana lokal juga sedang marak kembali mengenalkan kebaya kutubaru kepada masyarakat dengan memproduksi rancangan-rancangan cantik yang mudah dan nyaman dikenakan. Sehingga saat ini masyarakat sudah tidak merasa ribet dalam mengenakan kebaya. Seperti halnya produk dari merek Lemari Lila asal kota Yogyakarta yang berhasil membuat para wanita baik remaja maupun dewasa kembali akrab dengan model kebaya kutubaru ini.