Seseorang banyak diberikan kemampuan untuk membeli sesuatu, bukan hanya secara cash melainkan pula secara kredit. Ada lagi yang memilih dengan cara menabung terlebih dahulu untuk membeli barang tersebut. Tapi bagaimana kalau sudah terbeli? Apakah barang-barang itu bisa dirawat dengan baik? Salah satu contohnya adalah tas wanita. Bisakah para wanita merawat tasnya setelah membelinya?

Sebagian wanita pasti langsung mengatakan bisa dan mudah. Tapi lantas timbul pertanyaan, perawatan tas wanita seperti apa yang sudah dilakukan mereka? Apakah hanya meletakkan tas di tempat khusus tas yang sudah disediakan? Ataukah ada cara lain yang memang sangat disarankan untuk merawat tas-tas itu?

Seperti halnya barang-barang lain, tas juga memiliki cara tersendiri ketika ingin disimpan. Sebagai wanita tentu Anda tidak menginginkan tas wanita Anda tiba-tiba saja menjadi rusak ketika ingin dipakai, kan? Mari simak beberapa cara merawat tas wanita;

  • tas wanitaPerlakukan tas seperti waktu Anda melihatnya pertama kali

Kalau Anda membeli tas di toko-toko khusus, pasti Anda melihat kalau tas-tas yang dijual sangat diperlakukan dengan baik. Tas itu dipajang dengan bentuk tas tidak kempis karena diisi oleh remasan-remasan kertas roti di dalamnya dan terdapat silica gel juga, berada di suhu udara yang nyaman (tidak terlalu dingin, tidak juga panas menyengat), tidak berdebu dan tidak terkena air.

Bagaimana kalau saat membeli tas itu, Anda tidak melihatnya demikian? Tentu saja Anda tetap harus memperlakukan seperti yang dijelaskan di atas supaya tas wanita Anda terawat dengan baik. Jangan lagi perlakukan tas itu seperti waktu Anda membelinya, karena memang seharusnya tidak begitu.

  • Jangan tumpuk tas-tas ke dalam tempat tertutup

Biasanya untuk menghemat tempat, ada beberapa orang yang menumpuk segala jenis tas yang dimilikinya ke dalam satu kardus dan ditutup rapat. Apa yang terjadi? Rusak. Sebabnya sangat banyak.

Pertama, tas-tas itu tidak diberikan ruang untuk “menghirup” udara dan mengundang jamur untuk hinggap di bahan tas tersebut. Kedua, tas-tas itu saling menempel sehingga bahan dari tas satu dengan tas lain saling berhimpitan. Dan tas kulit kalau berhimpitan dengan tas plastik, maka tas plastik akan menyerap bahan pencelup warna yang ada di tas kulit. Akibatnya tas kulit akan ternoda seperti ada noda jamur.

  • Pajang tas di tempat yang mudah dilihat

Kedua perawatan di atas harus dilanjut dengan perawatan tas ketiga ini. Yaitu, ke luarkan semua barang yang berada di dalam tas ketika tas ingin disimpan. Masukkan tas tersebut ke dalam sarung tas yang biasanya diberikan saat Anda membeli tas itu, kalau tidak memilikinya, Anda bisa memasukkan ke dalam sarung tas dari bahan katun atau kanvas. Letakkan di dalam lemari  kayu berkaca yang sudah diberikan kamper dan minyak anti rayap.

Demikianlah ketiga cara merawat tas yang saling berkaitan satu sama lain, sehingga semua tas koleksi Anda bisa dipakai untuk waktu yang sangat lama. Itu artinya Anda bisa menghemat untuk tidak terus-menerus membeli tas wanita yang hampir setiap hari ada keluaran model barunya.