fashionarsis.com_hijab tutorial

Bicara hijab dewasa ini, bukan hanya bicara agama, melainkan bicara mengenai cara mengenakan hijab itu sendiri. Dan hijab memiliki tempat khusus bagi kaum wanita, terutama tentang hijab tutorial yang bisa digunakan dari beberapa bentuk model kain, salah satunya adalah dari jenis pasmina. Yaitu bentuk kain persegi panjang.

Corak warna dan jenis kain pasmina yang biasa digunakan untuk hijab tutorial sangat beragam. Dari semua itu, jenis pasmina, termasuk banyak digandrungi wanita berhijab karena bentuknya yang mampu dibentuk sedemikian rupa, terutama dengan bentuk yang membutuhkan lilitan banyak dalam memunculkan aksen-aksen pada hijab itu sendiri.

Lebar kain jenis pasmina ada yang standard dan ada yang lebar—hampir menyerupai hijab persegi jumbo. Kalau yang standar hanya bisa menutupi bagian kepala dan menjuntaikan ujung hijab di kanan atau kiri wajah, lain hal dengan pasmina lebar yang mampu menutupi kepala sampai ke tubuh bagian perut. Tapi semua itu kembali ke Anda, apakah Anda akan mengenakan pasmina dengan kedua model tersebut atau Anda memiliki model hijab tutorial lainnya.

Baca Juga: Hijab Tutorial untuk Anda yang Punya Wajah Bulat

Namun begitu, ada beberapa jenis kain pasmina yang kiranya bisa dijadikan acuan agar Anda mudah memakainya. Beberapa jenis kain tersebut adalah:

  • Kain berserat halus

Jenis kain berserat halus ini rentan terhadap benda yang berlekuk seperti peniti. Karena ketika kainnya disematkan peniti, bagian yang disematkan akan menyatu dan membuat lubang, sehingga membuat kain menjadi rusak. Kain jenis ini bisa ditemukan pada kain tyrex yang tingkat ketebalannya tidak menerawang.

  • Kain berserat kasar

Kain berserat kasar ini bisa ditemui dalam kain denim. Dan kalau dilihat sekilas, kain denim ini serupa dengan jenis jins. Tapi jika dipegang, jenis ini memiliki tekstur kwalitas di bawah jins. Karena bentuknya yang kaku, membuat kain jenis ini agak sulit untuk dipakai sebagai hijab. Model hijab yang bisa dibentuk pun sebatas sematan peniti atau jarum, yang kemudian salah satu bagian ujungnya melingkari leher dan membentuk syal penghangat leher. Atau dengan model lainnya yang tidak kalah simple dengan model ini.  

  • Kain licin dan tipis

Chiffon, sutra, dan satin termasuk ke dalam jenis kain licin dan tipis. Memakai kain jenis ini, Anda harus menggunakan dalaman hijab atau ciput terlebih dahulu sehingga kain tidak merosot ke bawah saat dipakai.

  • Kain berbahan jatuh

Bahan jatuh yang biasa digunakan sebagai pasmina adalah spandek rayon. Jenis kainnya dingin dan mengikuti bentuk kepala Anda. Bahannya sangat jatuh, sehingga tidak jarang beberapa wanita yang menyampirkan ujung pasminanya ke pundak kanan atau kiri tanpa bantuan bros sekalipun.

Keempat jenis kain di atas bisa ditemukan dalam pasmina dan bisa Anda gunakan sebagai hijab tutorial untuk Anda gunakan dalam acara formal atau informal.