Selain sebagai penutup aurat, jilbab juga dipercaya menambah keanggunan seorang wanita. Saat ini ada banyak jenis jilbab yang beredar di pasaran. Tak hanya jenisnya saja, bahan kain, warna dan motifnya juga sangat beragam. Tak ketinggalan pula aksesorisnya. Dimana saat ini aksesoris hijab sudah sangat beragam dan tidak kalah menarik karena banyak model yang bermunculan dari yang paling kecil ukurannya sampai yang besar dan jika dipakai terlihat mencolok. Kehadiran aksesoris jilbab ini menjadi pemanis dan pelengkap tampilan berhijab Anda.

Layaknya aksesoris pakaian pada umumnya, aksesoris jilbab juga harus disesuaikan pemakaiannya agar tidak tampak aneh. Seperti apa sajakah? Ini dia:

  • Permainan warna.

Sama seperti memakai aksesoris pakaian, Anda harus menyesuaikan pemakaian aksesoris jilbab agar serasi dengan jilbab dan pakaian yang Anda kenakan. Perpaduan warna aksesoris yang kontras namun serasi dengan jilbab Anda akan membuat penampilan Anda semakin cantik. Hindari warna aksesoris jilbab yang sama dengan warna jilbab atau pakaian Anda. Coba padukan pink dengan biru muda, hijau dengan merah, hitam dengan putih atau merah dan sebagainya.

  • Tema pakaian.

Saat Anda memakai aksesoris jilbab, usahakan agar selalu sesuai dengan tema pakaian yang Anda sedang pakai sebab jika pemilihannya tidak tepat nantinya justru akan mengganggu penampilan Anda. Misalkan jika Anda sedang memilih tema pakaian pesta, aksesoris hijab yang Anda gunakan sebaiknya agak ‘blink-blink’ alias berkilauan. Sebaliknya jika Anda memilih tema yang casual, hindari pemakaian aksesoris yang gemerlapan, pilih motif yang unik dan casual saja. Jangan sampai memakai aksesoris jilbab justru akan membuat Anda terlihat norak.

  • Motif jilbab.

Dalam memilih dan memakai aksesoris jilbab, harus juga disesuaikan dengan motif jilbab yang akan Anda pakai. Misalkan apabila motif jilbabnya sudah penuh, maka sebaiknya hindari pemakaian aksesoris yang terlalu banyak manik-manik atau motif karena akan terlihat ‘menumpuk’, sebaliknya pilih aksesoris yang simpel atau polos saja. Jika motif jilbabnya simpel atau polos, barulah bisa menggunakan aksesoris jilbab yang agak ramai dan penuh untuk memberikan kesan ‘hidup’ pada penampilan Anda.

  • Sesuaikan usia.

Satu hal yang pasti dalam pemilihan pakaian, jilbab maupun aksesoris hijab selalu berpedoman pada usia Anda saat ini. Bukan berarti Anda tidak boleh tampil lebih muda dari usia Anda, hanya saja jika Anda seorang wanita yang sudah berumur di atas 30 tahun, memakai aksesoris jilbab yang kekanak-kanakan seperti bros bergambar atau kalung berwarna-warni tentu akan kurang cocok, begitu juga jika Anda masih berusia di bawah 20 tahun, aksesoris jilbab yang terlalu glamour akan membuat Anda tampak lebih tua dari usia Anda.