Saat Anda melihat-lihat baju, Anda tidak jarang melihat hiasan seperti sulaman atau bordiran. Bordir sendiri merupakan teknik benang yang dijalankan di kulit atau di kain sehingga membentuk sebuah motif yang berfungsi sebagai penghias. Biasanya, motif yang dihasilkan adalah motif tanaman. Teknik yang diambil dari istilah emroidery yang artinya adalah sulaman ini kerap kali dipergunakan untuk menghias pakaian, jersey, topi, jaket ataupun seragam.

 Pengertian dan Jenis Bordir yang Harus Anda Ketahui  

Pada dasarnya, terdapat 2 jenis emroidery yaitu:

 

  • Manual: jenis sulaman ini menggunakan cara manual. Prosesnya yaitu Anda harus menggambar lebih dahulu gambar atau motif yang akan Anda hias dengan menggunakan pensil 2B kemudian kertas tersebut akan ditempelkan di media yang akan di sulam. Setelah itu, akan dilakukan emroidering menggunakan mesin atau dengan membordir secara manual yang disebabkan karena jumlah order yang sedikit.
  • Komputer: proses pengerjaannya lebih cepat dan menggunakan komputer. Caranya adalah dengan membuat gambar atau sketsa terlebih dahulu di komputer dan disebut dengan film pancing yang akan disimpan di file kecil dengan format tertentu yang tergantung mesin. Setelah itu film akan dimasukkan ke head mesin dan nantinya operator mesin akan menyesuaikan dan melakukan pengaturan misalnya memilih menggunakan warna yang tepat serta letak yang akan dihias.

 

Seiring dengan perkembangan jaman, selain kedua jenis tersebut terdapat 3 jenis bordir yang lainnya yang kini banyak dipergunakan, yaitu:

Baca Juga : Mengenal Macam-macam Teknik Bordir

  • Towel/handuk dimana hiasan dari benang yang kemudian dijahitkan di kain ini memiliki tekstur yang seperti tekstur pada handuk dan umumnya ditemui di jenis jaket varsity atau jaket baseball.
  • Aplikasi: Teknik ini menggunakan penambahan kain di hiasan sulaman yang kemudian akan direkatkan dengan hiasan benang jumping di sisi kain dan teknik ini bisa Anda temukan untuk pembuatan sulaman di kulit, laken, parasit wp ataupun flelt.
  • Timbul: Teknik ini banyak digunakan untuk membuat hiasan di snapback.

 

Untuk membuat hiasan dengan menggunakan benang tersebut, terdapat tusuk yang biasanya digunakan. Untuk yang menggunakan mesin, tusuk yang bisa digunakan lebih sedikit dibandingkan yang manual. 2 tusuk tersebut adalah:

 

  • Tusuk lurus yang kerap dipergunakan untuk membuat kerangka motif sebelum menyulam, dipergunakan untuk membuat isian motif dan diperuntukkan mengisi bidang lebar dan motif garis seperti lengkung.
  • Tusuk zigzag untuk membuat motif seperti bentuk geometris.

 

Sedangkan jika Anda melakukan bordir secara manual, beberapa jenis tusuk yang bisa digunakan untuk membuat hiasan adalah:

 

  • Tusuk balik atau tikam jejak untuk membuat tangkai ataupun garis serta untuk menyambung kain dan menjahit lipatan.
  • Tusuk batang/tangkai untuk mengisi biding, membuat batang ataupun ranting.
  • Tusuk rumani untuk membuat bunga dan daun serta membentuk bidang yang panjang.
  • Tusuk veston untuk lubang kancing ataupun membuat bunga dan memperkuat bagian tepi kain.
  • Tusuk rantai: membuat garis pembatas.