Sepatu menjadi salah satu item fashion yang wajib dimiliki oleh setiap orang. Banyak jenis sepatu yang dapat dipilih dan satu diantaranya adalah sepatu kets seperti sepatu dari Converse. Sebagai produsen sepatu terkemuka, Converse setia mengeluarkan sepatu All Star terbaru yang dapat dipilih oleh konsumennya sesuai dengan kesukaan dan selera. Jenis sepatu Chuck Taylor merupakan satu diantara sepatu All Star dari Converse yang dibuat dan hingga saat ini banyak yang menggunakannya.

Sepatu All Star Terbaru Chuck Taylor

Di bulan Maret tahun 2015, Converse mengadakan global campaign yang bertajuk Made by You. Pada campaign ini, Converse mengundang pengguna sneakers Converse Chuck Taylor All Star yang berasal dari seluruh dunia dan masing-masing dari pengguna sneakers tersebut menceritakan mengenai kesan unik ataupun sejarah tentang sneakers yang digunakan tersebut. Pengguna sepatu ini tidak hanya anak muda namun juga dari beragam profesi seperti musisi, skater (pemakaian skate), fashionista, masyarakat biasa bahkan seniman.

Sepatu All Star Chuck Taylor dibuat di Amerika Serikat dan diperkenalkan di tahun 2001 tepatnya pada bulan Januari. Sepatu ini menggunakan bahan karet untuk bagian sole dan kanvas di bagian atas sepatu yang didesain untuk membantu performa atletik bagi para pemain basket kala itu. Mengapa disebut sebagai sepatu Chuck Taylor? Karena di tahun 1921 terdapat seorang pemain basket asal Amerika bernama Charles “Chuck” Taylor yang bergabung ke tim basket dimana kala itu Converse menjadi sponsor nya.

Indonesia menjadi salah satu negara yang memiliki ijin resmi atau melakukan franchise dengan pihak Converse. Masing-masing sepatu Converse termasuk sepatu All Star terbaru memiliki logo converse yang beragam. Untuk jenis sepatu Converse Chuck Taylor ini, logo bintang Converse berada di bagian pinggir luar mata kaki. Sepatu dari Converse All Star menggunakan bahan yang berkualitas yang dipanaskan di suhu sekitar 170oC atau jika dikonfersikan ke Fahrenheit, suhunya dapat mencapai 300oF.

Di tahun 2016 tepatnya pada awal Maret 2016, setelah koleksi yang bernama Reflective Print, Converse kembali mengeluarkan Converse Chuck Taylor All Star II. Koleksi yang diluncurkan tersebut adalah neon yang memiliki 3 varian warna yaitu warna tale, volt green dan merah. Hampir sama dengan koleksi sebelumnya, sepatu Chuck Taylor All Star II ini menggunakan sicklier yang bernama Lunarlon. Teknologi ini memiliki manfaat yang mendukung bantalan serta lengkungan kaki sehingga dapat meningkatkan kenyamanan dari penggunanya.

Bahan yang digunakan untuk membuat Chuck Taylor All Star II adalah bahan premium canvas yang tentunya empuk untuk digunakan. Bahan canvas ini dilapisi juga dengan lapisan micro-suede. Di bagian bawah sepatu, terdapat lidah sepatu yang memiliki fungsi anti slip sehingga tidak membuat Anda mudah tergelincir saat Anda sedang menggunakan sepatu sneakers tersebut di lantai yang kondisinya cukup basah. Di bagian pergelangan kaki dimana logo Converse dipasang, Anda dapat melihat logo tersebut menggunakan garis jahit bordir yang khas.

Pada umumnya, terdapat 3 jenis sepatu All Star terbaru dari Converse yang harus dipertimbangkan yaitu mengenai keaslian dari sepatu tersebut. 3 jenis tersebut yaitu:

• Converse asli yang hanya dijual di outlet dari Converse yang asli atau di outlet yang bekerja sama dengan Converse. Ciri paling mudah untuk diperhatikan adalah:

  • Bagian bawah sepatu berwarna coklat.
  • Karet dan lem sepatu rapat dan kuat melekat serta rapi.
  • Tatakan sepatu kuat dan agak keras.
  • Agak berat.

• Converse Fak yang buatan anakan pabrikan.

• Converse KW yang merupakan tiruan.