Sebagai wanita tentu ingin tampil cantik di segala suasana dan acara. Apalagi pada waktu menjadi pengantin. Pernikahan merupakan moment yang berarti dalam hidup, karena itu siapapun tentu ingin tampil bersinar di hari yang paling spesial. Beragam persiapan harus sudah dilakukan sebelum hari pernikahan, mulai dari persiapan gaun, sepatu hingga perhiasan. Berikut ini kami akan memberikan tips memilih model kalung yang tepat digunakan di hari pernikahan.

Perhiasan merupakan aspek yang harus diperhatikan seorang pengantin wanita. Dengan tambahan aksesoris kalung bisa membuat penampilan saat menggunakan gaun pengantin terlihat menawan, elegant dan bersinar.

Seusaikan Kalung Dengan Gaun Pengantin

Model kalung yang digunakan harus sesuai dan selaras dengan gaun pengantin yang digunakan. Sebelum memilih kalung, pelajari terlebih dulu detail gaun, mulai dari gradasi warna dan aksen dan gaya gaun itu sendiri. Penggunaan kalung harus selaras dengan tema gaun pengantin, baik dair segi materi, warna dan gaya.

Jangan Terlalu Banyak Menggunakan Perhiasan

Gunakan perhiasan maksimal dua  buah dengan ukuran besar. Misalnya, jika anda menggunakan anting besar sebaiknya hindari menggunakan kalung bersamaan dengan anting tersebut, atau gunakan kalung yang desainnya sederhana. Jika menggunakan kalung besar, bisa diseimbangkan dengan menggunakan gelang yang modelnya sederhana atau anting kacing untuk melengkapi.

Sesuaikan Kalung Dengan Garis Leher Gaun

Masih ada hubungannya dengan poin pertama, mempelajari gaun pengantin yang akan digunakan. Jenis gaun yang cocok dipadukan dengan kalung adalah strapless dan sweetheart dress. Jika leher gaun tinggi atau memiliki detail di bagian leher atau model helter-neck tidak dianjurkan menggunakan kalung.

Pilih Gaya Kalung Klasik

Apabila Anda ragu bereksperimen dengan gaya baru, solusinya bisa lihat kalung klasik seperti: kalung mutiara, kalung beruntai dua atau tiga, kalung perak, kalung emas putih atau kalung dengan liontin berlian yang dipadukan dengan anting kancing. Kalung yang menggunakan batu mutiara memiliki filosofi kebahagiaan dari sebuah pernikahan, selain itu bisa memberikan kesan yang anggun.

Permainan Warna

Apabila Anda ingin tampil berbeda, solusinya bisa memainkan warna. Tentukan jenis logam kalung dengan memperhatikan warna gaun. Jika warna gaun yang digunakan berwarna putih tulang, sangat memungkinkan menggunakan kalung emas berwarna kuning. Sedangkan jika warnanya putih bisa dipadukan dengan kalung bahan silver, mutiara atau platinum. Warna batu juga bisa dijadikan paduan yang berani. Untuk pilihan ini bisa mengacu pada wanra yang dominan pada buket bunga, seperti: biru, hijau atau merah. Atau warna tema yang diusung.

Perlu digarisbawahi pada waktu memilih model kalung pernikahan sebaiknya tidak berlebihan. Aksesoris dan perhiasan pernikahan digunakan untuk menambah kesan lebih anggun dan elegant. Oleh sebab itu pilih dengan hati-hati agar kalung yang dipakai tidak membuat kacantikan gaun tenggelam.