Ukuran Sepatu yang Ada di Dunia dan Cara Agar Kamu Tidak Memakai Ukuran Sepatu yang Salah!

Ukuran sepatu atau shoe size ternyata memiliki ciri khasnya tersendiri. Di Amerika Serikat, sizing pada setiap sepatu yang dibuat berbeda ukurannya dengan sepatu yang diproduksi di Eropa. Begitu pula di Indonesia. Sepatu yang diproduksi dan di Indonesia memiliki ukuran yang berbeda dengan sepatu produksi Eropa atau Negeri Paman Sam tersebut. Lalu, bagaimana cara mengukur perbedaan ukuran tersebut agar orang-orang tidak memakai sepatu yang terlalu besar atau terlalu kecil?

Untuk mengetahui perbedaan dan cara mengukur sepatu yang pas, simak uraian berikut ini ya, guys!

Ukuran Sepatu

Ada tiga ukuran sepatu utama yang digunakan untuk mengukur sepatu. Ketiga ukuran tersebut bernama The Paris Pointe, The Barleycorn, dan The Metric System atau Sistem Metris. Ketiga ukuran digunakan di setiap daerah yang berbeda.

Langsung saja, untuk sistem ukuran yang pertama adalah The Paris Pointe. The Paris Pointe adalah unit atau satuan panjang yang didefinisikan sebagai 2/3 sentimeter (sekitar 6.6 milimeter atau 0.26 inci). Unit Paris Pointe biasanya digunakan pada sepatu yang didistribusikan di Benua Eropa. Sistem Paris Pointe awalnya ditemukan oleh pembuat sepatu Perancis pada awal abad ke-18.

Selanjutnya, ada The Barleycorn. The Barleycorn adalah satuan panjang kecil yang digunakan oleh negara-negara yang menggunakan bahasa Inggris, seperti Amerika, Inggris, Australia, dll. Satuan The Barleycorn sendiri setara dengan sepertiga inci, jika diubah ke sentimeter (cm) kira-kira sepanjang 0.8467 cm. The Barleycorn sampai sekarang masih digunakan untuk ukuran sepatu US, UK, dan negara lainnya yang menggunakan bahasa Inggris. Asal-usul The Barleycorn mulanya berawal pada tahun 1824. Pada saat itu, 3 biji jagung kering digunakan sebagai dasar untuk menghitung satu inci. Seiring berjalannya waktu, biji-biji itu kemudian digunakan untuk mengukur satuan yang lebih besar seperti kaki dan ukuran-ukuran yang lebih besar lainnya.

Yang terakhir ada The Metric System atau Sistem Metris. Sistem Metris adalah sistem internasional yang berupaya untuk menjembatani kedua sistem tadi, The Barleycorn dan The Paris Pointe. Sistem Metris sering digunakan di Asia. Produksi sepatu dari Indonesia pun kebanyakan menggunakan sistem ini untuk mengukur kesesuaian kaki. Satuan Sistem Metris berada di tengah-tengah di antara The Paris Pointe dan The Barleycorn. Jarak di antara kedua ukuran tersebut yang digunakan oleh Sistem Metris adalah 0.25cm di antara setengah ukuran.

Nah, setelah itu, lalu bagaimana caranya kamu memilih sepatu yang sesuai ukurannya dengan kaki kalian tanpa dengan tepat? Berikut sedikit tips agar sepatu kalian tidak kebesaran atau kekecilan, guys.

Cara yang paling mudah adalah dengan mengukur kaki menggunakan penggaris. Setelah itu, kamu bisa menghitungnya sesuai dengan ukuran yang digunakan oleh sepatu-sepatu di atas. Agar tidak keliru, kamu boleh cari ukuran standar internasional yang meliputi ketiga ukuran di atas. Tabel itu bisa kamu lihat seperti di bawah ini.

http://i.ebayimg.com/00/s/NTAxWDc4OA==/z/Y1gAAOxylpNTSEev/$_3.JPG?set_id=2

Dengan begitu, kamu bisa memilih sepatu tanpa perlu takut salah ukuran. Pastikan cek dan ukur dengan benar. Apalagi kalau kalian membeli sepatu dengan cara online. Ingin menjadi lebih keren, malah terlihat aneh dan tidak nyaman kalau sepatu yang digunakan ternyata tidak sesuai.

Kira-kira begitulah ukuran-ukuran sepatu yang ada di dunia. Setelah membaca artikel ini, teman-teman jangan salah mengukur sepatu lagi, ya!